Seputar Kolokium

Sesuai dengan buku Panduan Penulisan Laporan Kerja Praktik dan Tugas Akhir untuk Pogram Studi Teknik Informatika & Sistem Informasi, kolokium adalah forum yang digunakan mahasiswa untuk mempresentasikan topik/judul skripsi yang akan diambil. Forum ini dihadiri oleh sejumlah dosen yang bidang minatnya terkait dengan topik/judul yang diangkat. Dosen yang hadir biasanya ada 3, salah satunya adalah dosen pengarah judul yang tak lain juga akan menjadi dosen pembimbing 1 saat proses pengerjaan tugas akhir.

Kolokium itu wajib atau tidak? Wajib! Mahasiswa harus melewati proses ini sebelum memulai mengerjakan skripsi. Jauh hari sebelum kolokium, mahasiswa harus mengkonsultasikan judulnya kepada dosen yang juga sebagai dosen pengarah. Panjang pendeknya judul skripsi bukanlah acuan untuk menentukan bahwa skripsi itu berbobot atau tidak. Cari kasus yang kamu minati atau kuasai. Tools dan teori, cari dosen yang (minimal) menguasai salah satunya. Konsultasi dari kasus dan teori yang akan digunakan. Berikut langkah-langkah kolokium sampai memulai pengerjaan skripsi:

  • Cari dosen untuk konsultasi, kemudian buat rancangan proposal yang kemudian dikumpulkan untuk dievaluasi. Format rancangan proposal akan diberikan oleh koordinator skripsi. Rancangan proposal cuma 1  halaman.
  • Membuat proposal skripsi dari rancangan proposal yang sudah evaluasi. Terdiri dari: pendahuluan, landasan teori, dan metode penelitian. Setelah itu, proposal dikumpulkan ke bagian administrasi (mas Roni) sebanyak 4 eksemplar (bisa berubah-ubah, bisa 3, 4, atau 5). Jangan lupa disertakan bukti pembayaran kolokium. Format proposal skripsi akan diberikan oleh koordinator skripsi.
  • Proses kolokium. Saat proses ini, mahasiswa akan mendapatkan evaluasi. Bisa dari segi judul, metode yang digunakan, atau lainnya.
  • Setelah kolokium, mahasiswa merevisi proposal skripsi sesuai dengan evaluasi dosen saat kolokium. Setelah dievaluasi, dikumpulkan lagi ke bagian administrasi, 1 eksemplar saja.
  • Beberapa hari kemudian akan ada pengumuman mahasiswa, judul, dan dosen pembimbing (1 dan 2). Saat itu juga mahasiswa bisa mengambil map di bagian administrasi yang berisi proposal skripsi dan lembar konsultasi.

Inti tujuan kolokium adalah menguji kesiapan mahasiswa untuk mengerjakan skripsi dengan judul yang diajukan. Cuma itu? Intinya itu, tapi banyak yang dievaluasi:

  • Bobot/kualitas judul. Mahasiswa yang prestasinya bagus diharuskan punya judul yang berbobot. Ada tidaknya dukungan satu mata kuliah yang sesuai dengan judul (minimal B). Misalnya skripsi yang akan dikerjakan menggunakan Data Mining, maka nilai Data Mining minimal B.
  • Kesiapan mahasiswa dalam mengerjakan dan menyelesaikan judul yang diambil. Ini bisa dilihat saat mahasiswa menjelaskan judulnya saat kolokium.
  • Ada tidaknya duplikasi atau plagiasi dari judul yang diajukan dengan skripsi yang pernah dibuat. Jadi, sebisa mungkin, ide untuk judul yang akan dikerjakan harus orisinil.

Judul skripsi mahasiswa yang sudah didapat dari hasil kolokium, berlaku 2 semester setelah mahasiswa dinyatakan lulus kolokium. Seputar kalang kabut mahasiswa menghadapi kolokium, bisa dilihat disini.

Advertisement

2 thoughts on “Seputar Kolokium

  1. sihariini says:

    maturnuwun,,,info teng mriki mbantu kula sanget,,,amal pahal panjenengan sedoyo saking suwargo nggehh,,,pareng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.